Anji Manji merupakan salah satu penyanyi solo populer di Indonesia. Popularitasnya melejit setelah merilis single Dia (2016) yang mengantarnya meraih Lagu Terseleb di Selebrita Awards 2016. Sebelumnya, ia lebih dikenal sebagai vokalis band Drive (2007 – 2011).

Sebelum memulai debutnya bersama Drive, pada tahum 2004 silam anji sempat mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim kedua, namun sayang anji tidak lolos mengikuti audisi. Pada Mei 2011, Anji resmi meninggalkan Drive, grup musik yang telah membesarkan namanya.[1] Hal ini disebabkan karena kejadian konflik antara Anji dengan manajemen bandnya. Ia [2] Ternyata Cinta gubahan Padi.

Selama 4 tahun bersama Drive, Anji telah menelurkan 3 album bertajuk Esok Lebih Baik (2007), Kita untuk Selamanya (2008), dan Bintang yang Bersinar (2010). Beberapa lagu andalan dari 3 album ini yakni Bersama Bintang, Katakanlah, dan Wanita Terhebat yang sukses di pasaran.

Banyak batu sandungan yang ia harus jalani dalam kehidupannya, sehingga karier bermusiknya seakan tidak begitu moncer. Namun Anji merupakan sosok yang tidak kenal lelah. Ia kemudian bangkit dan akhirnya menciptakan single Dia yang begitu populer di Tanah Air.

Setelah keluar dari Drive, Anji memulai solonya dengan berduet bersama Titi Kamal dalam singel berjudul resah tanpamu. Lagu itu kemudian dimasukkan ke dalam album Titi Kamal yang berjudul Lebih Baik Sendiri.

Di luar musik, hidupnya juga penuh lika-liku. Namanya bahkan pernah menjadi sorotan usai mengaku menjadi ayah biologis dari anak yang dilahirkan Sheila Marcia 24 Februari 2010 lalu.

Bidadari tak bersayap

Bidadari tak bersayap datang padaku
Dikirim Tuhan dalam wujud wajah kamu
Dikirim Tuhan dalam wujud diri kamu

Sungguh tenang ku rasa saat bersamamu
Sederhana namun indah kau mencintaiku
Sederhana namun indah kau mencintaiku

Sampai habis umurku, sampai habis usia
Maukah dirimu jadi teman hidupku
Kaulah satu di hati, kau yang teristimewa
Maukah dirimu hidup denganku

Diam-diam aku memandangi wajahnya
Tuhan ku sayang sekali wanita ini
Tuhan ku sayang sekali wanita ini

Sampai habis nyawaku, sampai habis usia
Maukah dirimu jadi teman hidupku
Kaulah satu di hati, kau yang teristimewa
Maukah dirimu hidup denganku

Katakan yes, I do, jadi teman hidupku
Dududududu dududududu dududu

Sampai habis nyawaku, sampai habis usia
Maukah dirimu jadi teman hidupku
Kaulah satu di hati, kau yang teristimewa
Maukah dirimu hidup denganku

Katakan yes, I do
Jadi teman hidupku
Katakan yes, I do
Hiduplah denganku
Jadi teman hidupku